Kritik Dengan Batin Yang Bosan

Jangan kira kritik yang dulu sering terlontar dari mulut saya ini terbangun atas mentalitas “barisan sakit hati” atau “kader yang berguguran di jalan dakwah”. Tapi kalau ada yang menganggapnya seperti itu, ya sudah, itu hak kalian untuk menginterprestasikannya. Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , , | Leave a comment

Islamisasi Melayu dan Jawanisasi Islam

Judul Buku: Islam Melayu VS Jawa Islam. Menelusuri Jejak Karya Sastra Sejarah Nusantara

Penulis: Dr. Maharsi Resi

Tebal: viii+207 hal.

Penerbit: Pustaka Pelajar

Buku ini berangkat dari analisis penulis, Dr. Maharsi Resi, terhadap dua buku karya sejarah Nusantara, yaitu Sejarah Melayu yang ditulis oleh seorang fakir alladzi murakkabatun ‘ala jahlin bernama Tun Muhammad atau Tun Seri Lanang yang telah disunting oleh Abdullah bin Abdulkadir Munsi yang sekarang tersimpan di Perpustakaan Nasional Jakarta. Dan Babad Tanah Jawi versi Yogyakarta yang tersimpan di British Libarary London. Continue reading

Posted in Resensi | Tagged , , , | Leave a comment

Relatif

“…mereka harus menyaksikan pengukuran yang seharusnya tidak dilakukan. Mereka harus menyaksikan ketepatan menit dan dekade yang berlaju. Mereka telah terjebak oleh  penemuan dan keberanian mereka sendiri. Mereka harus membayar dengan hidup mereka.”

 -Alan Lightman, dalam Mimpi-Mimpi Einstein-

 

Kita hidup dalam dunia yang sudah tergesa-gesa. Bergerak cepat. Dunia di mana waktu telah mempunyai ukuran yang universal. Dunia di mana seseorang seringkali menengok pada arlojinya, atau jam digital yang ada pada perangkat selulernya. Tidakkah kita merasa ngeri terhadap dunia yang telah seperti ini? Continue reading

Posted in Esai | Tagged , , , , | Leave a comment

Hari Lahir

Saya tak tahu bagaimana bisa happy birthday dipadankan dengan selamat ulang tahun. Birth artinya lahir, dan day artinya hari, jika kedua kata Bahasa Inggris itu digabungkan, maka akan berarti hari lahir. Ulang tahun? Teramat jauh. Saya memang bukan seorang ahli bahasa. Bukan ahli semiotika. Bukan ahli hermeneutika. Apalgi ahli agama. Saya tak memiliki keahlian apa-apa. Jika dipaksa memberitahukan apa keahlian saya, mungkin saya akan mengatakan bahwa bermalas-malasan adalah keahlian saya. Continue reading

Posted in Budaya | Tagged , , | Leave a comment

Musafir

“Di dunia ini manusia bukan berduyun-duyun lahir dan berduyun-duyun pula kembali pulang. Seorang-seorang mereka datang. Seorang-seorang mereka pergi.”

Pramoedya Ananta Toer, Bukan Pasar Malam

Dalam kehidupan ini, barangkali kita selalu takjub dengan kata perjalanan, destinasi. Tapi apa yang sebenarnya kita cari? Sebuah lokasi? Kepuasan diri? Atau sesuatu yang lain?

Sadar atau tak, kita adalah para musafir, berjalan dari satu tempat ke tempat lain. Continue reading

Posted in Catatan | Tagged | Leave a comment